Eko-Wisata Gerilya – Suatu tahapan baru dari pariwisata Aceh

Eko-Wisata Gerilya – Suatu tahapan baru dari pariwisata Aceh

.
Kehidupan setelah Perjanjian Perdamaian Aceh menjadi suatu tantangan bagi para mantan kombatan GAM dalam beradaptasi dengan kehidupan sekitar setelah konflik berakhir.

Dengan adanya sebuah program ekowisata baru bernama Wisata Gerilya yang dimunculkan oleh Aceh Explorer Adventure Tours dengan tujuan membantu menyediakan lapangan pekerjaan bagi para mantan kombatan tersebut dan untuk lebih memudahkan mereka dalam memasuki masa transisi tersebut.

Mereka yang telah hidup bertahun-tahun di dalam hutan dalam kondisi yang ekstrim, sangatlah sesuai menjadi pemandu perjalanan wisata di hutan, karena secara otomatis mereka mengetahui jalur-jalur di area dimana mereka pernah aktif sebagai kombatan. Ditambah lagi keahlian yang mereka miliki yang dibutuhkan dari seorang pemandu perjalanan di hutan seperti kepemimpinan, disiplin, kerja tim dan keahlian penyelamatan di hutan.

Pengembangan produk membutuhkan suatu komitmen vital untuk membangun daerah pedesaan Aceh dimana umumnya masyarakat dengan ekonomi lemah tinggal. Perlu diperhatikan juga bahwa dengan memberikan kesempatan kepada para mantan gerilyawan untuk menyatukan mereka kembali pada masyarakat melalui lapangan pekerjaan, maka Aceh Explorer dapat membantu mempercepat proses pemulihan.

Ekowisata Gerilya sangatlah unik bagi Indonesia dikarenakan hanya terdapat di Aceh. Program yang sama telah dimulai di El Savador di tahun 2009 dan Nepal 2012, para mantan  gerilyawan di sana  telah membuka jalur wisata perjalanan di hutan, mengikuti program Aceh Explorer.

Di tahun 2007 kami memulai dengan 2 pemandu, kini kami memiliki sekitar 50 pemandu, termasuk wanita.

Note: Aceh Explorer Adventure Tours tidak memiliki kerja sama dengan LSM.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *